Minggu, 10 Januari 2016

Makalah Dasar Dasar SO



BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Sistem Operasi biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua perangkat lunak yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal. Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubungantara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengaturschedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
·          Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory
·          Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi
·         Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna
·         Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang   dapat dipanggil oleh aplikasi lain
·         Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagaiMulti-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS, contohnya adalah Windows, Linux, Free BSD,Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.


1.2  Tujuan Penulisan Makalah
Dalam penulisan makalah ini penyusun mempunyai dua tujuan utama yaitu secara umum dan khusus. Tujuan Secara Umum yakni Untuk memudahkan para pembaca dalam mencari refernsi terkait dengan materi Sistem Operasi, dan secara khusus untuk memenuhi nilai tugas pada mata kuliah sistem operasi.



















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengenalan sistem operasi
Sistem operasi atau operating system (OS) merupakan sebuah penghubung antara user (pengguna komputer) dengan hardware (perangkat keras) komputer. Sebelum ada OS, orang menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Sebagai contoh, computer yang digunakan untuk mengontrol oven microweve memiliki tugas amat sederhana dengan alat input dan alat output sederhana pula. Hardware yang lain pun sederhana dan tidak pernah diubah-ubah. Kita dapat mengatur beberapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memasak makanan. 
2.2 Pengertian sistem operasi
Pengertian OS secara umum adalah suatu perangkat yang mengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan ke pengguna sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan pengguna serta pememfaatan sumber daya sistem komputer.OS dapat didibaratkan dengan sistem pemerintahan dalam suatu negara yan berfungsi mengondisikan komputer agar dapat menjalankan program secara benar.untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber daya, OS mangatur pengguna mana yang dapat ,mengakses suat sumber daya. Oleh karena itu, OS juga sering disebut sebagai sumber pembagi. Satu lagi fungsi penting OS adalah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
Dengan kata lain, OS dapat disebut sebagai kumpulan dari software (perintah atau program) pengendali hardware, antara lain disk drive, hardisk, CD/DVD-ROM atau DVD/DVD-RW, monitor, keyboard, mouse, scanner, atau printer. OS juga merupakan perantara user dalam menggunakan program, aplikasi, seperti program pengolah kata, pengolah angka, pengolah grafis, dan presentasi.
Dalam perkembangannya, OS dapat dibagi menjadi 4 bagian;
1.       Generasi pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik. Hal itu disebabkan para pencipta sistem komputer mnyadari bahwa kecepatan manusia untuk menghitung sangat terbatas. Di samping itu, manusia juga sangat mudah membuat kecerobohan, kekeliruan, bahkan kesalahan. Pada generasi ini, belum ada sistem operasi. Oleh karena itu, sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.  
2.      Generasi kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan batch prosesing system, yaitu pekerjaan yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Pada generasi ini, sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada. Contoh fungsi sistem operasi yang berkembang pada masa ini ialah FMS dan IBSYS.
3.       Generasi ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini, sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus para pemakai dapat berkomunikasi secara interaktif lewat terminal secara on-line ke komputer. Dengan demikian, sistem operasinya menjadi multi-user dan multi-programming.


4.      Generasi keempat (pasca 1980-an)
Dewasa ini, sistem operasi digunakan untuk jaringan komputer dengan para pemakainya menyadari bahwa keberadaan komputer-komputer yang digunakan saling terhubung satu sama lain. Pada masa ini, para pengguna juga telah diberikan kenyamanan dengan Graphical User Interface (GUI), yaitu antarmuka komputer berbasis grafis yang sangat nyaman. Pada masa ini, juga dimulai era komputasi tersebar, yaitu komputasi-komputasi yang tidak lagi dimulai berpusat pada satu titik, tetapi dipecah di banyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
2.3 Fungsi sistem operasi
Telah  disinggung sekilas pada pembahasan sebelumnya bahwa OS merupakan perangkat lunak siostem yang berisi program-program. Program-program ini mempunyia fungsi dan pekerjaan yang berneda-beda. Fungsi-fungsi yang berbeda-beda itulah yang membantu menyelesaikan pekerjaaan. Beberapa fungsi OS antar lain sebagai berikut; 
Ø  Sistem Booting
Prases boting terjadi pada saat dimulainya menghidupkan sistem komputer. Pada tahap ini, OS akan mengecek dan menyimpan konfigurasi hardware, seperti monitor dan memori internal.
Ø  Manajemen Proses
Inti proses yang ada didalam memori utama adalah mengarahkan pengembalian program kedalam memori utama untuk dieksekusi oleh CPU. Selanjutnya, OS mengelola memori tersebut, yaitu partisi lokasi memori dan urutan data dalam memori.
Ø  Manajemen Memori
Fungsi OS yang lain adalah mengelola memori yang terdiri dari partisi per program dan virtual memori. Hal ini dilakukan dengan mensimulasikan hardisk sebagai perluasan dari memori utama mempunyai kapasitas yang lebih besar daripada kapasitas pfsik sebenarnya. 
Ø  Manajemen File
Pengaturan dan pengaksesan file yang disimpan dalam penyimpanan sekunder juga menjadi tugas OS. OS membuat dan mengatur struktur direktori serta operasi-operasi terhadap file sebagai contoh copy, delete, rename, dan paste.
Ø  Formatting
OS digunakan untuk memformat disket yang belum siap dipakai sehingga siap untuk dipakai oleh user.
Ø  Keamanan Data
OS mengelola akses control terhadap file, seperti dalam penggunaan password.
Ø  User Interface
OS menyediakan interface (antarmuka) yang berbasis grafis dan atau GUI (Graphic User Interface) agar user dapat bekerja dengan perangkat lunak lainnya.
Ø  Toleransi Kesalahan
OS akan menangani kesalahan yang ada sehingga komputer tetap akan berjalan ketika terjadi kesalahan misalnya; kesalahan memori, komponen computer yang berulang-ulang, dan kesalahan user.
2.4 Cara kerja sistem operasi
Pada prosesnya peran sistem operasi dalam suatu komputer dapat digambarkan sebagai berikut: saat komputer dihidupkan pertama kali, komputer akan memanggil sistem operasi yang tersimpan pada harddisk melalui perangkat RAM. Bagian dari sistem operasi yang berperan secara langsung dalam melakukan komunikasi dengan hardware disebut kernel. Adapun bagian dari sistem operasi yang bertugas menghubungkan UI atau antarmuka aplikasi dengan user disebut dengan shell. Jenis shell pada komputer terdiri dari 2 macam yang pertama berbentuk text yang disebut dengan command line (CLI), yang kedua berbentuk grafis yang disebut Graphical User Interface (GUI). Masing-masing dari kedua jenis shell ini memiliki fungsi berbeda, CLI untuk mempercepat akses dalam pengoperasian sedangkan GUI untuk mempermudah user mengoperasikan komputer, dan yang paling banyak digunakan saat ini adalah mode GUI.
Saat ini terdapat beberapa macam jenis Sistem Operasi yang populer digunakan pada sebuah komputer. Contoh sistem operasi diantaranya: Microsoft Windows, Linux, dan Macintosh















BAB III
PENUTUP

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.














DAFTAR PUSTAKA

http://ndar3006.blogspot.co.id/2015/06/makalah-sistem-operasi-komputer.html
http://www.slideshare.net/irdazarjulian/makalah-tik-operasi-dasar-komputer-irdan-arjulian-x-



















Tidak ada komentar:

Posting Komentar