Minggu, 10 Januari 2016

makalah CPU



BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar belakang
Beberapa orang tahu dan paham menggunakan alat yang namanya komputer, akan tetapi jarang diantara orang yang dapat mengoperasikan komputer tersebut mengenal nama perangkat juga sistem kerja dari komputer itu sendiri. Oleh karena itu alangkah lebih bijaksananya kita tahu, paham, dan mengerti mengenai perangkat komputer dan cara kerjanya khusunya pada bagian CPU.
CPU (Central Processing Unit) jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti Unit Pengolahan Pusat. Merupakan tempat pemrosesan instruksi -instruksi program. Di dalam CPU terdapat berbagai macam perangkat keras yang diperlukan untuk menjalankan komputer. Dengan penjelasan perangkat yang ada di dalam CPU nantinya diharapkan pembaca dapat mengetahui tidak hanya bisa menggunakan akan tetapi juga paham cara kerja dari CPU tersebut.
Pemahaman terhadap cara kerja dan juga perangkat yang ada didalam CPU memudahkan user untuk memperbaiki ketika terjadi kesalahan pada saat pengoperasian. Selain itu, maintenance juga semakin mudah karena user sudah mengetahui perangkat yang terdapat di dalam CPU beserta cara kerjanya.
1.2   Tujuan
1.      Mengetahui pengertian dari CPU
2.      Mengetahui perangkat yang ada di dalam CPU
3.      Mengetahui cara kerja CPU



BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah dan Pengenalan CPU
CPU (Central Processing Unit) adalah bagian utama komputer yang berupa perangkat keras dan merupakan “otaknya “ komputer .Fungsi CPU yang terdapat pada semua jenis computer adalah untuk memproses data-data yang dimasukan lewat papan ketik dan ditampilkan lewat layar monitor.
Perkembangan CPU dibagi beberapa Periode :
1.      Generasi Pertama
ENIAC(Electrical Numeric Intregrator and Computer) yang diproduksi oleh IBM pada tahun 1945 Adalah salah satu “moyang” computer yang ukuranya super-besar.Bayangkan saja,dengan perangkat yang terdiri dari 18.000 tabung kedap udara, dibutuhkan ruangan seluas 18×8 meter persegi untuk pengoperasianya!hampir separuh luas lapangan sepak bola.
Perkembangan CPU generasi pertama berlanjut dengan lahirnya EDVAC(Electronic Discrete Variable Automatic Computer) adalah computer ukuran besar pertama yang digunakan untuk keperluan bisnis pada tahun 1951-an.
2.      Generasi Kedua
Ditemukannya transistor pada tahun 1956 menjadi awal dari revolusi computer.Transistor menggantikan tube vakum pada televise,radio,dan computer sehingga ukurannya menjadi jauh lebih kecil daripada sebelumnya.Transistor juga membuat kebutuhan listrik menjadi lebih rendah.
Pada periode ini mulai dikenal bahasa pemrograman.Dengan bahasa pemrograman,computer mulai mudah dimengerti banyak orang karena istilah yang digunakan untuk memasukan data bukan lagi angka – angka biner melainkan sudah berupa teks.
Pada masa ini,computer semakin banyak dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis karena benda ini telah mampu menjalankan fungsi – fungsi transaksi bisnis.
3.      Generasi Ketiga
Ditemukan IC (Integrated Circuit) oleh Jack Kilby pada tahun 1960-an menjadi tonggak penanda revolusi computer,khususnya perangkat CPU.IC menutup kelemahan yang ditimbulkan oleh pemakaian transistor pada CPU yang menjadikan perangkat computer cepat panas.
Walaupun dalam banyak hal,transistor mengungguli tube vakum,namun pemakaian transistor menghasilkan panas cukup besar yang berpotensi merusak bagian – bagian dalam computer.
Batu kuarsa berhasil mengatasi masalah ini. IC memadukan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silicon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.lalu para ilmuwan berhasil memadatkan banyak komponen CPU ke dalam satu chip tunggal yang disebut semikonduktor.
Ditemukannya system operasi sebagai bagian dari perangkat lunak juga menjadi penanda penting generasi ini.
4.      Generasi Keempat
Pembuat Chip Intel 4004 pada 1971 oleh intel membawa kemajuan cukup signifikan bagi perkembangan CPU.Saat itulah penggabungan berbagai komponen yang sebelumnya terpisah pada perangkat CPU menjadi kenyataan.Komponen – komponen seperti memori,bus,dan prosesor dapat disatukan hanya dalam satu perangkat chip yang kecil.
Komputer tidak lagi sebesar lapangan sepakbola atau seukuran gedung dan kamar.komputer berubah menjadi jauh lebih mini.maka pada awal 1970-an, mulailah computer diproduksi untuk semua kalangan,tidak hanya sebatas pada pelaku bisnis besar.
Jika sebelumnya CPU dalam sebuah computer terpisah dari layar monitor, penemuan laptop pada awal 1990-an mengubah paradigm bahwa computer harus berada pada satu tempat tertentu.Apa lagi waktu itu kebutuhan manusia akan perangkat computer yang mudah dibawa ke mana-mana mulai meningkat.maka penemuan laptop menjadi kabar yang sangat menggembirakan.Saat itulah CPU mulai terintegrasi dengan layar monitor.
Era globalisasi ditandai dengan revolusi onternet pada awal 1990.Paradigma manusia terhadap benda computer semakin fleksibel lagi.berkat teknologi internet yang memudahkan berbagai akses informasi,manusia semakin ingin berkeliling dunia.
Trend yang berkembang selanjutnya yaitu menyatunya perangkat CPU dengan monitor,yang dikenal dengan nama tablet PC.contohnya adalah Ipad.
Kecepatan prosesor dinyatakan dengan satuan megaherts MHz atau gigaheehertz GHz. Kecepatan Pentium 4 misalnya telah mencapai 4,4 GHz dan sangat memungkinkan masih akan terus bertambah. CPU mempunyai bagian-bagian penting. Register adalah memori dalam CPU yang mempunyai kecepatan sangat tinggi. Memori ini digunakan untuk berbagai operasi dalam CPU.
Unit kontrol berfungsi mengendalikan seluruh perangkat dalam sistem komputer. Hal ini dapat dianalogikan dengan otak manusia yang mengontrol seluruh saraf dalam tubuh sehingga seluruh anggota tubuh dapat digerakkan di dasarkan pada instruksi yang terdapat pada program komputer. Setiap instruksi diterjemahkan ke dalam bentuk tindakan yang sesuai dengan dimaksud instruksi bersangkutan.
Unit aritmetika dan logika berperan dalam melaksanakan berbagai operasi perhitungan seperti pengurangan, penjumlahan dan penggalian, maupun operasi pembandingan seperti membandingkan suatu nilai bernilai nol atau tidak.


2.2 Fungsi CPU
CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.

2.3 CARA KERJA CPU
Adapun cara kerja dari CPU dapat dilihat dari urutannya sebagai berikut:
1.    Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage);
2.    Apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage).
3.    Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter.
4.    Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan.
5.    Hasilnya ditampung di Accumulator.
6.    Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage.
7.    Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
2.4 Kelebihan dan Kekurangan CPU
Seperti yang kita ketahui, dari sekian banyak produsen prosesor yang ada, hanya ada dua merk dagang yang menguasai pasar dunia dan khususnya di Indonesia, yaitu Intel dan AMD (Advance Micro Device). Dan mungkin bagi sebagian besar orang awam malah hanya menegenal satu nama saja, yaitu Intel. Namun, bagi orang yang sudah terjun di dunia komputer saya kira sudah tidak asing lagi kalau mendengar nama AMD.
Tapi sayangnya nama AMD ini dipersepsikan sebagai prosesor yang murahan, cepat panas, dan jelek. Bahkan ada yang berasumsi bahwa processor AMD merupakan imitasi dari prosesor Intel. Hmm… Ya nggak salah juga sih, awalnya AMD memang hanya membuat prosesor dengan meniru teknologi Intel dan atas izin pihak Intel tentunya. Namun, karena satu dan lain hal, terjadi persengketaan yg cukup sengit antara Intel dan AMD dan pengadilan mengharuskan AMD mengembangkan sendiri teknologi pembuatan prosesornya . Sejak itulah para enginer AMD terpaksa bekerja keras untuk membuat prosesor sendiri agar tidak dituduh menjiplak prosesor Intel.
Akhirnya mereka pun berhasil membuat prosesor yang bisa mengimbangi Intel, bahkan dalam suatu periode waktu tertentu procesor mereka mampu mengungguli guru-nya, dalam hal ini gurunya yg dimaksud adalah procesor Intel. Namun harus diakui bahwa dalam bidang pemasaran AMD masih tertinggal jauh dari Intel, tetapi tidak dalam bidang “Teknologi”nya. Dan menurutku persepsi bahwa AMD itu murahan, cepat panas, jelek, dll saat ini sudah tidak berlaku.
Apalagi AMD saat ini sudah mengeluarkan prosesor terbarunya yaitu AMD Bulldozer yang diklaim merupakan procesor tercepat saat ini. Dan itu merupakan saingan dari Core i7 milik Intel. Tentu kita punya pilihan yang sama-sama mumpuni untuk prosesor, entah itu Intel maupaun AMD. Keduanya sama sama baik. Masing masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dan ini ada sedikit perbandingan antara kedua procesor tersebut.
·         Kelebihan Intel
Temperatur pada Intel dapat diatur oleh prosesornya sendiri. Artinya prosesor Intel akan mengurangi kecepatan kinerjanya jika prosesor terlalu panas
Tidak berisik. Karena beberapa versi dari procesor Intel tidak menggunakan pendingin aktif seperti kipas, melainkan hanya menggunakan heatsink saja
Intel menang di brand image dan pemasaran-nya. Mungkin ini dikarenakan Intel ada lebih dulu ketimbang AMD
Dengan harga yang standar (misalnya Intel Pentium 4), kinerjanya sudah lumayan cepat
Prosesor Intel lebih kuat pada aplikasi multimedia
·         Kekurangan Intel
Jika terjadi kerusakan akan membutuhkan biaya yang cukup mahal, karena pada beberapa produk, prosesor dan motherboardnya menyatu. Lemah dalam urusan grafis harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk performanya yang hebat.

·         Kelebihan AMD
Harga relatif lebih murah daripada procesor Intel Hyper Transport Technology. Teknologi penggandaan bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat
Integrated Memory Controller. Memungkinkan prosesor untuk melakukan pengaksesan memory langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu
Enhanced Virus Protection. Teknologi yang memungkinkan prosesor mendeteksi virus sehingga tidak akan diproses apabila terdeteksi
Cool n’ Quiet. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan
AMD64 Technology. Teknologi yang sangat mumpuni untuk menjalankan aplikasi-aplikasi yang berbasis 64 bit
·         Kekurangan AMD
AMD cepat panas. Namun itu dapat diatasi dengan cooler, seperti teknologi Ice Cool pada ASUS.
AMD kurang terkenal jika dibandingkan dengan Intel. Masyarakat lebih menggandrumi Intel dibanding AMD
Tidak semua game kompatibel dengan AMD






BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Central Processing Unit; (CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an, mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.
CPU berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan tombol, pemindai, tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik (MAA), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada MAA dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.
3.2 Saran
Makalah yang kami buat jauh dari kata sempurna, oleh karena itu untuk menambah pemahaman dan memberikan pengetahuan yang lebih banyak, alangkah lebih bijaksananya apabila pembaca mencari referensi tambahan sebagai bahan acuan. Kritik dan saran juga selalu kami terima, karena dengan kritik dan saranlah makalah ini menjadi jauh lebih sempurna.
DAFTAR PUSTAKA
Referensi Media Massa
Amaludin. 2014. “Pengertian dan Bagian CPU” di unduh dari (http://tubagusamaludin.blogspot.com/2014/10/pengertian-dan-bagian-cpu.html), pada 11 Maret 2015.
Anonim. 2012. “Pengertian Central Processing Unit (CPU)” di unduh dari (http://www.artikeltik.com/pengertian-central-processing-unit.html), pada 11 Maret 2015.
Wikipedia. 2014. “Unit Pemroses Sentral” di unduh dari (http://id.wikipedia.org/wiki/Unit_Pemroses_Sentral), pada 11 Maret 2015
https://burangasitamaymo.wordpress.com/2015/06/26/makalah-sejarah-dan-cara-kerja-cpu/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar