BAB I
Beberapa
orang tahu dan paham menggunakan alat yang namanya komputer, akan tetapi jarang
diantara orang yang dapat mengoperasikan komputer tersebut mengenal nama
perangkat juga sistem kerja dari komputer itu sendiri. Oleh karena itu alangkah
lebih bijaksananya kita tahu, paham, dan mengerti mengenai perangkat komputer
dan cara kerjanya khusunya pada bagian CPU.
CPU
(Central Processing Unit) jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti
Unit Pengolahan Pusat. Merupakan tempat pemrosesan instruksi -instruksi
program. Di dalam CPU terdapat berbagai macam perangkat keras yang diperlukan
untuk menjalankan komputer. Dengan penjelasan perangkat yang ada di dalam CPU
nantinya diharapkan pembaca dapat mengetahui tidak hanya bisa menggunakan akan
tetapi juga paham cara kerja dari CPU tersebut.
Pemahaman
terhadap cara kerja dan juga perangkat yang ada didalam CPU memudahkan user
untuk memperbaiki ketika terjadi kesalahan pada saat pengoperasian. Selain itu,
maintenance juga semakin mudah karena user sudah mengetahui perangkat yang
terdapat di dalam CPU beserta cara kerjanya.
1. Mengetahui pengertian dari CPU
2. Mengetahui perangkat yang ada di
dalam CPU
3. Mengetahui cara kerja CPU
BAB II
CPU
(Central Processing Unit) adalah bagian utama komputer yang berupa perangkat
keras dan merupakan “otaknya “ komputer .Fungsi CPU yang terdapat pada semua
jenis computer adalah untuk memproses data-data yang dimasukan lewat papan
ketik dan ditampilkan lewat layar monitor.
Perkembangan CPU dibagi beberapa
Periode :
1. Generasi Pertama
ENIAC(Electrical
Numeric Intregrator and Computer) yang diproduksi oleh IBM pada tahun 1945
Adalah salah satu “moyang” computer yang ukuranya super-besar.Bayangkan
saja,dengan perangkat yang terdiri dari 18.000 tabung kedap udara, dibutuhkan
ruangan seluas 18×8 meter persegi untuk pengoperasianya!hampir separuh luas
lapangan sepak bola.
Perkembangan
CPU generasi pertama berlanjut dengan lahirnya EDVAC(Electronic Discrete
Variable Automatic Computer) adalah computer ukuran besar pertama yang
digunakan untuk keperluan bisnis pada tahun 1951-an.
2. Generasi Kedua
Ditemukannya
transistor pada tahun 1956 menjadi awal dari revolusi computer.Transistor
menggantikan tube vakum pada televise,radio,dan computer sehingga ukurannya
menjadi jauh lebih kecil daripada sebelumnya.Transistor juga membuat kebutuhan
listrik menjadi lebih rendah.
Pada
periode ini mulai dikenal bahasa pemrograman.Dengan bahasa pemrograman,computer
mulai mudah dimengerti banyak orang karena istilah yang digunakan untuk
memasukan data bukan lagi angka – angka biner melainkan sudah berupa teks.
Pada
masa ini,computer semakin banyak dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis karena
benda ini telah mampu menjalankan fungsi – fungsi transaksi bisnis.
3. Generasi Ketiga
Ditemukan
IC (Integrated Circuit) oleh Jack Kilby pada tahun 1960-an menjadi tonggak
penanda revolusi computer,khususnya perangkat CPU.IC menutup kelemahan yang
ditimbulkan oleh pemakaian transistor pada CPU yang menjadikan perangkat
computer cepat panas.
Walaupun
dalam banyak hal,transistor mengungguli tube vakum,namun pemakaian transistor
menghasilkan panas cukup besar yang berpotensi merusak bagian – bagian dalam
computer.
Batu
kuarsa berhasil mengatasi masalah ini. IC memadukan tiga komponen elektronik
dalam sebuah piringan silicon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.lalu para
ilmuwan berhasil memadatkan banyak komponen CPU ke dalam satu chip tunggal yang
disebut semikonduktor.
Ditemukannya
system operasi sebagai bagian dari perangkat lunak juga menjadi penanda penting
generasi ini.
4. Generasi Keempat
Pembuat
Chip Intel 4004 pada 1971 oleh intel membawa kemajuan cukup signifikan bagi
perkembangan CPU.Saat itulah penggabungan berbagai komponen yang sebelumnya
terpisah pada perangkat CPU menjadi kenyataan.Komponen – komponen seperti
memori,bus,dan prosesor dapat disatukan hanya dalam satu perangkat chip yang
kecil.
Komputer
tidak lagi sebesar lapangan sepakbola atau seukuran gedung dan kamar.komputer
berubah menjadi jauh lebih mini.maka pada awal 1970-an, mulailah computer
diproduksi untuk semua kalangan,tidak hanya sebatas pada pelaku bisnis besar.
Jika
sebelumnya CPU dalam sebuah computer terpisah dari layar monitor, penemuan
laptop pada awal 1990-an mengubah paradigm bahwa computer harus berada pada
satu tempat tertentu.Apa lagi waktu itu kebutuhan manusia akan perangkat computer
yang mudah dibawa ke mana-mana mulai meningkat.maka penemuan laptop menjadi
kabar yang sangat menggembirakan.Saat itulah CPU mulai terintegrasi dengan
layar monitor.
Era
globalisasi ditandai dengan revolusi onternet pada awal 1990.Paradigma manusia
terhadap benda computer semakin fleksibel lagi.berkat teknologi internet yang
memudahkan berbagai akses informasi,manusia semakin ingin berkeliling dunia.
Trend
yang berkembang selanjutnya yaitu menyatunya perangkat CPU dengan monitor,yang
dikenal dengan nama tablet PC.contohnya adalah Ipad.
Kecepatan
prosesor dinyatakan dengan satuan megaherts MHz atau gigaheehertz GHz.
Kecepatan Pentium 4 misalnya telah mencapai 4,4 GHz dan sangat memungkinkan
masih akan terus bertambah. CPU mempunyai bagian-bagian penting. Register
adalah memori dalam CPU yang mempunyai kecepatan sangat tinggi. Memori ini
digunakan untuk berbagai operasi dalam CPU.
Unit
kontrol berfungsi mengendalikan seluruh perangkat dalam sistem komputer. Hal
ini dapat dianalogikan dengan otak manusia yang mengontrol seluruh saraf dalam
tubuh sehingga seluruh anggota tubuh dapat digerakkan di dasarkan pada
instruksi yang terdapat pada program komputer. Setiap instruksi diterjemahkan
ke dalam bentuk tindakan yang sesuai dengan dimaksud instruksi bersangkutan.
Unit
aritmetika dan logika berperan dalam melaksanakan berbagai operasi perhitungan
seperti pengurangan, penjumlahan dan penggalian, maupun operasi pembandingan
seperti membandingkan suatu nilai bernilai nol atau tidak.
2.2 Fungsi CPU
CPU
berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya
pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan
logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang
dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan ketik, pemindai,
tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi
perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU
dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram
padat, maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan
terlebih dahulu pada memori fisik (RAM), yang mana setiap instruksi akan diberi
alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses
data-data pada RAM dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.
2.3 CARA KERJA CPU
Adapun cara kerja dari CPU dapat
dilihat dari urutannya sebagai berikut:
1. Saat data dan/atau instruksi
dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage);
2. Apabila berbentuk instruksi
ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data
ditampung di Working-storage).
3. Jika register siap untuk menerima
pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage
untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang
berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter.
4. Sedangkan data diambil oleh Control
Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam
hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan
adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk
mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan.
5. Hasilnya ditampung di Accumulator.
6. Apabila hasil pengolahan telah
selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk
ditampung kembali ke Working-storage.
7. Jika pengerjaan keseluruhan telah
selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage
untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil
pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.
Seperti
yang kita ketahui, dari sekian banyak produsen prosesor yang ada, hanya ada dua
merk dagang yang menguasai pasar dunia dan khususnya di Indonesia, yaitu Intel
dan AMD (Advance Micro Device). Dan mungkin bagi sebagian besar orang awam
malah hanya menegenal satu nama saja, yaitu Intel. Namun, bagi orang yang sudah
terjun di dunia komputer saya kira sudah tidak asing lagi kalau mendengar nama
AMD.
Tapi
sayangnya nama AMD ini dipersepsikan sebagai prosesor yang murahan, cepat
panas, dan jelek. Bahkan ada yang berasumsi bahwa processor AMD merupakan
imitasi dari prosesor Intel. Hmm… Ya nggak salah juga sih, awalnya AMD memang
hanya membuat prosesor dengan meniru teknologi Intel dan atas izin pihak Intel
tentunya. Namun, karena satu dan lain hal, terjadi persengketaan yg cukup
sengit antara Intel dan AMD dan pengadilan mengharuskan AMD mengembangkan
sendiri teknologi pembuatan prosesornya . Sejak itulah para enginer AMD
terpaksa bekerja keras untuk membuat prosesor sendiri agar tidak dituduh
menjiplak prosesor Intel.
Akhirnya
mereka pun berhasil membuat prosesor yang bisa mengimbangi Intel, bahkan dalam
suatu periode waktu tertentu procesor mereka mampu mengungguli guru-nya, dalam
hal ini gurunya yg dimaksud adalah procesor Intel. Namun harus diakui bahwa
dalam bidang pemasaran AMD masih tertinggal jauh dari Intel, tetapi tidak dalam
bidang “Teknologi”nya. Dan menurutku persepsi bahwa AMD itu murahan, cepat
panas, jelek, dll saat ini sudah tidak berlaku.
Apalagi
AMD saat ini sudah mengeluarkan prosesor terbarunya yaitu AMD Bulldozer yang
diklaim merupakan procesor tercepat saat ini. Dan itu merupakan saingan dari
Core i7 milik Intel. Tentu kita punya pilihan yang sama-sama mumpuni untuk
prosesor, entah itu Intel maupaun AMD. Keduanya sama sama baik. Masing masing
mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dan ini ada sedikit perbandingan antara
kedua procesor tersebut.
·
Kelebihan Intel
Temperatur
pada Intel dapat diatur oleh prosesornya sendiri. Artinya prosesor Intel akan
mengurangi kecepatan kinerjanya jika prosesor terlalu panas
Tidak
berisik. Karena beberapa versi dari procesor Intel tidak menggunakan pendingin
aktif seperti kipas, melainkan hanya menggunakan heatsink saja
Intel
menang di brand image dan pemasaran-nya. Mungkin ini dikarenakan Intel ada
lebih dulu ketimbang AMD
Dengan harga yang standar (misalnya
Intel Pentium 4), kinerjanya sudah lumayan cepat
Prosesor Intel lebih kuat pada
aplikasi multimedia
·
Kekurangan
Intel
Jika
terjadi kerusakan akan membutuhkan biaya yang cukup mahal, karena pada beberapa
produk, prosesor dan motherboardnya menyatu. Lemah dalam urusan grafis harus
mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk performanya yang hebat.
·
Kelebihan
AMD
Harga
relatif lebih murah daripada procesor Intel Hyper Transport Technology.
Teknologi penggandaan bus pada jalur system sehingga data yang dapat diantar
dalam satu waktu lebih banyak karena lalu lintas data yang lebih cepat
Integrated
Memory Controller. Memungkinkan prosesor untuk melakukan pengaksesan memory
langsung tanpa melewati chipset northbridge terlebih dahulu
Enhanced
Virus Protection. Teknologi yang memungkinkan prosesor mendeteksi virus
sehingga tidak akan diproses apabila terdeteksi
Cool
n’ Quiet. Dengan teknologi ini memungkinkan penggunaan power yang efektif dan
sistem yang lebih hening saat menggunakan kinerja sesuai dengan kebutuhan
AMD64
Technology. Teknologi yang sangat mumpuni untuk menjalankan aplikasi-aplikasi
yang berbasis 64 bit
·
Kekurangan
AMD
AMD
cepat panas. Namun itu dapat diatasi dengan cooler, seperti teknologi Ice Cool
pada ASUS.
AMD
kurang terkenal jika dibandingkan dengan Intel. Masyarakat lebih menggandrumi
Intel dibanding AMD
Tidak
semua game kompatibel dengan AMD
BAB III
Central
Processing Unit; (CPU), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami
dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain,
pemroses/prosesor (processor), sering digunakan untuk menyebut CPU. Adapun
mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali
dalam sebuah paket sirkuit terpadu-tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an,
mikroprosesor sirkuit terpadu-tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi
aspek penting dalam penerapan CPU.
CPU
berfungsi seperti kalkulator, hanya saja CPU jauh lebih kuat daya
pemrosesannya. Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan
logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang
dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan tombol, pemindai,
tuas kontrol, maupun tetikus. CPU dikontrol menggunakan sekumpulan instruksi
perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU
dengan membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket, cakram padat,
maupun pita perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih
dahulu pada memori fisik (MAA), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat
unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data
pada MAA dengan menentukan alamat data yang dikehendaki.
Makalah
yang kami buat jauh dari kata sempurna, oleh karena itu untuk menambah
pemahaman dan memberikan pengetahuan yang lebih banyak, alangkah lebih
bijaksananya apabila pembaca mencari referensi tambahan sebagai bahan acuan.
Kritik dan saran juga selalu kami terima, karena dengan kritik dan saranlah
makalah ini menjadi jauh lebih sempurna.
Referensi Media Massa
Amaludin. 2014. “Pengertian dan
Bagian CPU” di unduh dari (http://tubagusamaludin.blogspot.com/2014/10/pengertian-dan-bagian-cpu.html), pada 11 Maret 2015.
Anonim. 2012. “Pengertian Central
Processing Unit (CPU)” di unduh dari (http://www.artikeltik.com/pengertian-central-processing-unit.html), pada 11 Maret 2015.
Wikipedia. 2014. “Unit Pemroses
Sentral” di unduh dari (http://id.wikipedia.org/wiki/Unit_Pemroses_Sentral), pada 11 Maret 2015
https://burangasitamaymo.wordpress.com/2015/06/26/makalah-sejarah-dan-cara-kerja-cpu/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar